Panen Buah Kopi di Kebun

Diposting pada
Kopi adalah salah satu tanaman yang ditanam oleh para petani di kebunnya tanaman ini termasuk tanaman sedang dimana dia tidak termasuk tanaman tua dan juga bukan tanaman muda.  tanaman kopi biasanya berbuah pada umur 2 atau 3 tahun Itupun kalau dirawat dengan bagus soalnya tanaman ini mudah perawatan yang bagus setidaknya memiliki pelindung yang cukup sehingga dapat berkembang dengan baik. Saya sendiri memiliki kebun kopi tepatnya di belakang rumah saya tidak jauh sih Jadi nggak capek kalau mau panen kopi biasanya panen setiap minggunya sih orang-orang Kalau di kampung sayapan kopinya mingguan terus dijual pada hari Rabu dimana hari Rabu adalah hari pekan di kampung saya di sini bukannya adalah pekan mingguan dan harga per kilo kopi cukup lumayan buat kebutuhan harian
Ketika panen kopi biasanya diawali dari pagi hari dan peralatan yang dibawa itu adalah ember atau keranjang buah kopi yang dipanen yang dipetik dimasukkan ke dalam ember atau keranjang cara memanen kopi cukuplah mudah kita cukup memetik buah kopi yang berwarna merah dengan jari telunjuk dan ibu jari dan usahakan tangkai buah kopi itu jangan ikut soalnya tangkai ini adalah tempat bunga selanjutnya yang akan datang
Keluh kesah saat panen kopi adalah ketika pagi hari itu kita berangkat dan matahari belum panas maka daun daun tanaman itu masih bahasa atau ber embun maka ketika kita mengambil kopi maka kita terkena air embun dan basah sehingga badan jadi gatal-gatal, belum lagi banyak nyamuk yang menggigit kita yang selalu mengikutimu mengikuti kita dari belakang kemana kita pergi nyamuknya selalu ikut, dan yang paling saya benci ketika panen kopi itu adalah kena sangat ulat yang namanya ulang api api. Ketika kita di sengat oleh ulat api api itu rasa sengatan nya itu terbakar oleh api yang sungguhan dan ini adalah musuh yang paling dibenci ketika panen kopi
Ketika buah kopi sudah terkumpul maka selanjutnya adalah menggiling buah kopi yang sudah terkumpul dulu saya belum memiliki gilingan kopi jadi untuk menggiling kopi itu saya tumbuk bayangkan betapa capeknya menumbuk buah kopi setelah selesai ditumbuk kita harus memisahkan antara biji dan kulit secara manual biasanya memudahkannya adalah menggunakan air dan sekarang Untunglah sudah ada gilingan kopi di rumah saya jadi kalau ingin mengirim kopi tinggal di putar saja dan antara biji dan kulit sudah otomatis