K13 : Ringkasan Direktur Hasil Un Smp/Mts, Masukan Untuk Pembelajaran Di Sekolah

Diposting pada

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk jenjang SMP/MTs telah selesai dilaksanakan, sejumlah catatan dari Pusat Penilaian guruan (PUSPENDIK) telah dipublikasikan demi perbaikan pembelajaran di sekolah

Saat ini PUSPENDIK gres saja telah merilis Ringkasan Eksekutif Hasil UN untuk Tahun 2018, Sementara untuk Hasil UN Tahun 2019 masih dalam tahap penyusunan, lantaran proses perampungannya yang membutuhkan waktu sangat lama.

PENGANTAR

Ujian Nasional (UN) bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Salah satu kegunaan hasil UN ialah training kepada satuan pendidikan untuk peningkatan mutu pendidikan.

Setiap tahun Pusat Penilaian guruan mempublikasikan hasil UN dalam bentuk aplikasi analisis hasil UN yang didistribusikan ke dinas pendidikan. Beberapa tahun terakhir, hasil UN juga sanggup diakses melalui laman https://puspendik.kemdikbud.go.id/hasil-un/

Hasil UN tersebut telah dimanfaatkan antara lain oleh Ditjen Dikdasmen untuk memperlihatkan bimbingan kepada sekolah-sekolah dengan capaian UN yang belum optimal. Selain itu, sebagian dinas pendidikan dan sekolah juga telah memanfaatkan hasil UN untuk training guru.

Ringkasan Eksekutif ini merupakan upaya untuk melengkapi publikasi hasil UN yang telah ada. Ringkasan ini tidak melaporkan semua kompetensi yang diujikan, namun mengangkat beberapa topik atau kompetensi yang dikuasai dan yang belum dikuasai penerima didik beserta rekomendasi pembelajaran.

Dalam Ringkasan ini disajikan pola soal beserta pembahasan soal. Dengan mengetahui perbaikan yang harus dilakukan oleh guru maupun sekolah, diharapkan kompetensi yang sudah dikuasai sebagian besar penerima didik akan dikuasai oleh seluruh penerima didik; sedangkan untuk kompetensi yang belum dikuasai sebagian besar penerima didik akan sanggup ditingkatkan penguasaannya melalui perbaikan pembelajaran. Pada balasannya diharapkan mutu lulusan yang berikutnya sanggup lebih meningkat.

Ringkasan dan Pembahasan

Bahasa Indonesia SMP/MTs

Lingkup bahan yang diujikan pada UN mata pelajaran bahasa Indonesia jenjang satuan pendidikan Menengah Pertama (SMP) meliputi 1) membaca nonsastra, 2) membaca sastra, 3) menulis terbatas,4) menyunting kata, kalimat, paragraf dan 5) menyunting ejaan dan tanda baca.

Lingkup bahan tersebut diuji melalui tiga level kognitif yaitu, pengetahuan dan pemahaman, aplikasi, dan penalaran. Berdasarkan hasil analisis soal-soal UN SMP, ditemukan bahwa penerima didik secara umum sanggup mengerjakan soal-soal yang mengukur pemahaman terhadap teks tunggal, namunsebagian mengalami kesulitan untuk memahami multiteks yang relatif panjang dan yang menuntut penalaran, menyerupai membandingkan penggunaan bahasa atau isi dua teks.

Dalam menulis terbatas, sebagian besar tidak mengalami kesulitan saat kiprah menuntut kemampuan berpikir pada level aplikasi menyerupai menyusun satu paragraf padu dari beberapa kalimat yang disajikan, namun mereka mengalami kesulitan saat kiprah menuntut kemampuan berpikir lebih tinggi menyerupai menyusun suatu ringkasan dari beberapa paragraf.

Berikut ringkasan Eksekutif Lengkap Soal dan Pembahasan Hasil UN Tahun 2018 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia sanggup di Unduh (DOWNLOAD)

Bahasa Inggris SMP/MTs 

Ujian Nasional (UN) mata pelajaran Bahasa Inggris pada tingkat Sekolah Menengah Pertama pada tahun 2018 meliputi fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks fungsional pendek (antara lain announcement, notice, dan label), dan teks descriptive, recount, narrative, procedure, dan report yang diujikan melalui keterampilan membaca.

Soal-soal ujian meliputi level kognitif pengetahuan dan pemahaman, aplikasi, dan penalaran. Berdasarkan hasil analisis soal-soal UN SMP, sebagian besar penerima didik sanggup menjawab soal yang menuntut penerima didik menemukan gagasan utama dari sebuah paragraf dan informasi tersurat pada teks.

Siswa pada umumnya sanggup menemukan gagasan utama lantaran gagasan utama biasanya sanggup ditemukan pada awal atau kalimat pertama dari paragraf.; sedangkan informasi tersurat gampang ditemukan lantaran ekspilist terdapat dalam teks. Sementara itu, sebagian besar penerima didik kesulitan dalam mengidentifikasi topik dan tujuan sebuah teks. Hal ini sanggup disebabkan oleh penerima didik belum bisa menemukan makna kata dan keterkaitan gagasan antarparagraf.

Selain itu, lebih banyak didominasi penerima didik kesulitan menemukan informasi tersirat dalam teks. Selain itu, sebagian besar penerima didik juga mengalami kesulitan mengidentifikasi makna kata yang sempurna sesuai dengan konteks. Belum memadainya penguasaan kosakata dan tata bahasa Bahasa Inggris penerima didik mungkin merupakan penyebab dari kesulitan tersebut

Berikut ringkasan Eksekutif Lengkap Soal dan Pembahasan Hasil UN Tahun 2018 untuk mata pelajaran Bahasa Inggris sanggup di Unduh (DOWNLOAD)

Matematika SMP/MTs

Ujian Nasional Matematika SMP/MTs meliputi topik Bilangan, Aljabar, Geometri dan Pengukuran, dan Statistika dan Peluang. Level kognitif yang diujikan meliputi pengetahuan dan pemahaman, aplikasi, dan penalaran.

Berdasarkan kajian hasil UN SMP/MTs Matematika 2018, sanggup dikemukakan bahwa penerima didik pada umumnya sanggup mengerjakan soal-soal yang memang sanggup diselesaikan dengan rumus, strategi, atau mekanisme yang sudah dikenal sebelumnya. Sebaliknya, banyak penerima didik tidak berhasil mengerjakan soal yang memerlukan seni administrasi baru.

Untuk mengerjakan soal yang sudah sering dijumpai, menyerupai jenis soal No. 1, banyak penerima didik sanggup menyelesaikannya. Namun, untuk soal yang memerlukan seni administrasi dan kreativitas, menyerupai soal no 4, hanya sebagian kecil penerima didik yang berhasil menyelesaikannya. Strategi kreatif menyerupai menciptakan garis bantu merupakan kecakapan mendasar, yang mutlak diharapkan dalam Geometri

Berikut ringkasan Eksekutif Lengkap Soal dan Pembahasan Hasil UN Tahun 2018 untuk mata pelajaran Matematika sanggup di Unduh (DOWNLOAD)

IPA (Biologi) SMP/MTs

Lingkup bahan yang diujikan pada mata pelajaran biologi adalah: Pertama, makhluk hidup dan lingkungannya. Kedua, struktur dan fungsi makhluk hidup. Level kognitif yang diujikan meliputi pengetahuan dan pemahaman, aplikasi, dan penalaran. Sementara itu, jenis pengetahuan ilmiah yang diujikan meliputi pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural.

Secara umum penerima didik Sekolah Menengah Pertama telah mempunyai kemampuan dalam pengetahuan dan pemahaman, akan tetapi masih kesulitan dalam menuntaskan soal pada level aplikasi dan penalaran. Siswa lebih mempunyai kemampuan dalam menuntaskan soal-soal konseptual dan faktual, kurang mempunyai kemampuan dalam menuntaskan soal-soal prosedural.

Sebagian besar penerima didik masih kesulitan dalam menerapkan konsep IPA-biologi pada situasi baru. Pada soal-soal yang sifatnya aplikasi/penerapan, mereka hanya sanggup menuntaskan soal-soal pada situasi yang telah mereka kenal. Hasil analisis memperlihatkan bahwa sebagian penerima didik telah mempunyai kemampuan dalam menafsirkan dan menyimpulkan data hasil praktikum. Namun, sebagian besar penerima didik masih kesulitan dalam memakai bukti ilmiah dan menjelaskan fenomena ilmiah

Berikut ringkasan Eksekutif Lengkap Soal dan Pembahasan Hasil UN Tahun 2018 untuk mata pelajaran IPA (Biologi) sanggup di Unduh (DOWNLOAD)

IPA (Fisika-Kimia) SMP/MTs

Soal UN mata pelajaran IPA-Fisika SMP/MTs mengukur capaian kognitif pada level Pengetahuan dan Pemahaman, Aplikasi/Penerapan, dan Penalaran, dalam lingkup materi: a) Pengukuran, Zat, dan Sifatnya, b) Mekanika dan Tata Surya, dan c) Gelombang, Listrik, dan Magnet. Soal-soal aplikasi yang diselesaikan dengan memakai rumus tertentu atau melalui mekanisme yang sudah biasa (rutin) lebih gampang bagi penerima didik dibandingkan dengan soal-soal yang menanyakan permasalahan konseptual.

Soal-soal yang sering dilatihkan oleh guru dalam pembelajaran dan banyak ditemukan dalam banyak sekali buku latihan soal menjadi familier bagi penerima didik, sehingga menjadi soal yang gampang bagi penerima didik, lantaran tahapan penyelesaiannya menjadi mekanisme rutin. Siswa mengalami kesulitan saat berhadapan dengan soal yang dilengkapi dengan tabel, gambar, diagram, dan grafik. Siswa belum terampil mengolah informasi dari banyak sekali tampilan visual tersebut.

Siswa juga mengalami kesulitan saat menuntaskan soal daypikir dalam bentuk perbandingan yang melibatkan sejumlah besaran fisis. Siswa lebih cenderung menuntaskan soal dengan analisis numeris/matematis (langsung melaksanakan perhitungan) dibandingkan dengan analisis konseptual secara fisis. Padahal perhitungan matematis tersebut bisa jadi justru menjadi sumber kerumitan dalam penyelesaian soal

Berikut ringkasan Eksekutif Lengkap Soal dan Pembahasan Hasil UN Tahun 2018 untuk mata pelajaran IPA (Fisika-Kimia) sanggup di Unduh (DOWNLOAD)

Sekian post mengenai  Ringkasan Eksekutif Hasil UN SMP/MTs, Masukan Untuk Pembelajaran di satuan pendidikan, agar sanggup bermanfaat bagi kita semua !