K13 : Rancangan Aktualisasi Latsar Cpns Tenaga Kesehatan (Dokter)

Diposting pada
atribut by : haloprofesi.com

Perhatian : Lihat Tampilan Melalui Dekstop, Laptop, Notebook, PC atau Komputer untuk tampilan yang lebih baik (versi mobile mungkin menciptakan hukum ngadminan tidak nyaman)


LAPORAN AKTUALISASI DAN HABITUASI NILAI-NILAI DASAR ASN
OPTIMALISASI KETERSEDIAAN OBAT-OBAT EMERGENCY DI RUANG PONEK RSUD KABUPATEN SINJAI
LATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN I
OLEH;

NAMA                : dr. Andi Darfianto Pradana Darwis
NIP                     : 19930811 201903 1 006
PUSAT PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KEMENTERIAN DALAM NEGERI REGIONAL MAKASSAR
2019

KATA PENGANTAR

Puji syukur Penulis panjatkan kehadirat Allah SWT alasannya yakni atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga Penulis sanggup menuntaskan penyusunan laporan aktualisasi nilai-nilai dasar ASN sempurna pada waktunya. Salawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membawa insan keluar dari alam kebodohan ke alam yang terang benderang, sehingga insan sanggup menikmati indahnya menuntut ilmu.

Penyusunan laporan aktualisasi ini bertujuan sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan predikat lulus dalam Pelatihan Dasar CPNS Kabupaten Sinjai Golongan III Angkatan 1 tahun 2019. Dalam menuntaskan penyusunan laporan ini, Penulis mendapatkan banyak derma dari banyak sekali pihak. Oleh alasannya yakni itu, ngadmin ingin memberikan rasa terima kasih kepada:

1.     Pemerintah Kabupaten Sinjai
2.      Drs. La Ode M Salmar, M.Si, selaku Kepala PPSDM Regional Makassar beserta jajarannya.
3.      dr. H. A. Amaluddin, Sp.PD selaku Direktur RSUD Kab. Sinjai beserta jajarannya.
4.      dr. Idhawati Nahwing selaku Mentor yang telah meluangkan waktunya untuk membagikan ilmu kepada Penulis dan tak pernah lelah untuk menawarkan bimbingan kepada Penulis hingga sanggup melaksanakan acara aktualisasi.
5.      Drs. H. Rustam, M.Si. selaku Coach yang selalu membimbing Penulis dalam penyusunan laporan ini.
6.      A. Massalinri, AP, M.Si. selaku penguji rancangan aktualisasi dan laporan aktualisasi atas koreksi dan saran yang diberikan kepada Penulis.
7.      Teman-teman Staf Ruang PONEK RSUD Kab. Sinjai
8.      Terima kasih yang khusus untuk kedua orang bau tanah Penulis.
9.      Terima kasih kepada seluruh teman-teman Latsar CPNS Kab. Sinjai Angkatan 1 atas kekompakan, dan kebahagiaan selama Pelatihan Dasar ini.
Penulis menyadari bahwa dalam ngadminan laporan aktualisasi ini masih terdapat beberapa kekurangan. Oleh alasannya yakni itu, kritik dan saran yang membangun dari para Pembaca sangat diharapkan biar kedepannya Penulis sanggup menghasilkan karya yang lebih baik lagi.

Semoga laporan aktualisasi ini sanggup bermanfaat bagi para Pembaca alasannya yakni sebaik-baik insan yakni yang bermanfaat bagi sesama. Terima kasih.

Sinjai,   Agustus 2019
Penulis
     
      Andi Darfianto Pradana Darwis

unduh Bagian Pendahuluan

BAB II

DESKRIPSI ORGANISASI
A.     Gambaran Umum RSUD Kabupaten Sinjai
Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai merupakan satu satunya Rumah Sakit milik Pemerintah Kabupaten Sinjai, dan diresmikan pada tahun 1982 dan dibangun di atas tanah seluas 14.496 M2 dengan luas bangunan 10.147,2 M2. Izin operasional rumah sakit ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sinjai Nomor 555 Tahun 2017 perihal perpanjangan izin operasional kepada Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai tanggal 26 mei 2017.

Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan sesuai amanat UU No 44 Tahun 2009 perihal Rumah Sakit, maka di tahun 2013 RSUD Sinjai telah mengikuti proses survey legalisasi RS versi 2012. Pada tahun 2014 sesuai penilaian dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), 

RSUD Sinjai mendapatkan akta legalisasi rumah sakit versi 2012 sebagai bentuk pengakuan bahwa RSUD Sinjai telah memenuhi standar legalisasi rumah sakit dan dinyatakan lulus tingkat dasar dengan nomor akta KARS-SERT/32/III/2014 tanggal 26 maret 2014 dan pada tahun 2017 Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai mendapatkan sertifikasi legalisasi rumah sakit sebagai bukti pengakuan bahwa RSUD Sinjai telah memenuhi standar legalisasi rumah sakit dan dinyatakan lulus tingkat Paripurna dengan nomor akta : KARS-SERT/772/VII/2017 tanggal 21 Juli 2017.
B.      Visi dan Misi RSUD Kabupaten Sinjai
a.Visi RSUD Kabupaten Sinjai
Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sinjai, Menjadi Rumah Sakit Kelas B dengan Standar Paripurna dan Terbaik Dalam Pelayanan Publik di Sulawesi Selatan.
b.    Misi RSUD Kabupaten Sinjai
1.      Meningkatkan sumber daya insan dan budaya kerja organisasi yang profesional.
2.      Meningkatkan sarana dan prasarana menuju peningkatan kelas Rumah Sakit.
3.      Meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit sebagai pelaksana pelayanan publik di bidang kesehatan.
4.      Meningkatkan administrasi sumber daya yang lebih efisien dan akuntabel.
Meningkatkan sumber daya insan dan budaya kerja organisasi yang profesional artinya dalam mencapai visi, sumber daya insan dan budaya kerja organisasi yang merupakan faktor utama dalam pencapaian fungsi organisasi harus ditingkatkan.

Meningkatkan sarana prasarana menuju peningkatan kelas RS berarti dalam mencapai visi, RSUD Kabupaten Sinjai harus menyesuaikan dan meningkatkan sarana dan prasarana untuk mendukung kelancaran dan mutu pelayanan baik kebutuhan sarana dan prasarana aparatur, maupun sarana dan prasarana kesehatan, alat dan sarana prasarana kedokteran, Laboratorium, Radiologi dan lain-lain sesuai dengan standar rumah sakit kelas B.

Meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien sesuai standar nasional artinya dalam upaya mencapai visi rumah sakit dengan standar paripurna, maka RSUD Kabupaten Sinjai harus berupaya terus menerus meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien serta mengevaluasi terus implementasinya sesuai standar akreditasi.

Meningkatkan administrasi sumber daya yang lebih efisien dan akuntabel artinya bahwa RSUD Kabupaten Sinjai sebagai Badan Layanan Umum Daerah didorong untuk meningkatkan pengelolaan atas sumber daya yang dimilikinya secara lebih efisien dan akuntabel untuk menghasilkan proses pelayanan dan kinerja yang maksimal sesuai tujuan BLUD. 

Dengan dibentuknya RSUD Kabupaten Sinjai menjadi Badan Layanan Umum Daerah, maka rumah sakit dituntut untuk sanggup menindak lanjuti dengan menyesuaikan tata kelola terutama dalam hal keuangan BLUD sesuai peraturan perundang-undangan menjadi Badan Layanan Umum Daerah.

unduh BAB I, II, III

BAB IV

CAPAIAN AKTUALISASI

A.     Pelaksanaan Aktualisasi dan Habituasi
Kegiatan aktualisasi ini mulai dilaksanakan sejak tanggal 8 Juli 2019 hingga dengan tanggal 16 Agustus 2019
B.      Hasil Kegiatan Aktualisasi
Berdasarkan rancangan aktualisasi yang telah disetujui, ada enam jenis acara yang dilaksanakan diantaranya:

Kegiatan Pertama

a.      Nama Kegiatan: Mengkonsultasikan rancangan acara yang akan dilakukan kepada pimpinan
b.      Tahapan Kegiatan:
1)     Mempersiapkan materi yang akan dipresentasikan.
Pada tanggal 8 Juli 2019, sebelum bertemu dengan atasan untuk berkonsultasi, terlebih dahulu saya mempersiapkan materi perihal rancangan aktualisasi yang akan dipresentasikan kepada atasan..
2)     Melakukan Konsultasi rancangan acara dengan atasan.
Sebelum memulai acara aktualisasi, saya berkonsultasi kepada atasan, yakni Direktur RSUD Sinjai pada tanggal 8 Juli 2019, kemudian atas instruksi Direktur selanjutnya berkonsultasi dengan Kepala Seksi Pelayanan dan Keperawatan pada hari yang sama.
3)     Meminta instruksi dan masukan dari atasan mengenai rancangan aktualisasi
Selama berkonsultasi, saya meminta instruksi dan masukan dari Atasan terkait dengan acara yang akan dilaksanakan.
c.     Output Kegiatan: Terlaksananya acara konsultasi atas instruksi dan petunjuk dari atasan mengenai planning acara optimalisasi obat-obat emergency serta adanya notulen.

d.     Keterkaitan Substansi mata pelatihan
Sebelum melaksanakan konsultasi, saya menyiapkan rancangan dan materi konsultasi yang ingin dipaparkan dengan penuh tanggung jawab dan cermat (Akuntabilitas)

Pada dikala berkonsultasi saya akan memaparkan gagasan acara ini secara inovatif, efektif dan efisien. (Komitmen Mutu) Selanjutnya, mencatat masukan dan instruksi dari pimpinan dengan benar dan cermat. (Akuntabilitas).

e.      Kontribusi terhadap Visi dan Misi Organisasi
Kegiatan melaksanakan konsultasi dan memohon petunjuk kepada atasan diharapkan sanggup menawarkan bantuan pada Visi RSUD Kabupaten Sinjai yakni Menjadi Rumah Sakit Kelas B dengan Standar Paripurna dan Terbaik Dalam Pelayanan Publik di Sulawesi Selatan yang secara spesifik terkait dengan misi pertama RSUD Kabupaten Sinjai yakni “Meningkatkan sumber daya insan dan budaya kerja organisasi yang profesional.”

f.        Penguatan Nilai Organisasi
Kegiatan konsultasi dan memohon petunjuk kepada atasan sanggup menguatkan nilai-nilai organisasi yakni kerendahan hati dan tenggang rasa. Karena dalam melaksanakan konsultasi, diharapkan kerendahan hati untuk mendapatkan saran dan masukan dari atasan serta empati untuk menghargai pendapat orang lain.

g.      Analisis dampak
Dengan terlaksananya acara konsultasi dengan atasan terkait pelaksanaan acara aktualisasi maka diperolehnya masukan serta instruksi untuk pelaksanaan aktualisasi.

Kegiatan Kedua

a.      Nama Kegiatan: Melakukan Pendataan obat-obat Emergency yang belum tersedia di ruang PONEK

b.      Tahapan Kegiatan:
1)     Melakukan Pendataan terhadap stok obat Emergency di PONEK
Pada tanggal 10 Juli 2019 Saya melaksanakan pendataan terhadap stok obat-obat Emergency yang ada di Emergency Kit ruang PONEK.
2)     Membuat Perencanaan sesuai ketersediaan obat di Apotek RSUD Sinjai
Pada tanggal 11 Juli 2019 Saya selanjutnya menciptakan perencanaan daftar obat-obat Emergency di PONEK yang diubahsuaikan dengan ketersediaan stok obat di Gudang farmasi RSUD Sinjai.
c.     Output Kegiatan: Tersedianya gosip mengenai obat-obat emergency yang belum tersedia dan atau obat-obat yang jumlahnya masih kurang.

d.     Keterkaitan Substansi mata pelatihan
Dokter melaksanakan pendataan obat-obat emergency di emergency kit  dengan penuh rasa tanggung jawab. (Akuntabilitas) Selanjutnya saya menciptakan perencanaan perihal ketersediaan obat-obat emergency yang perlu di optimalkan sebagai bentuk pelayanan yang efektif (Komitmen Mutu).
e.      Kontribusi terhadap Visi dan Misi Organisasi
Kegiatan pendataan ketersediaan obat-obat emergency di PONEK diharapkan sanggup menawarkan bantuan pada Visi RSUD Kabupaten Sinjai yakni Menjadi Rumah Sakit Kelas B dengan Standar Paripurna dan Terbaik Dalam Pelayanan Publik di Sulawesi Selatan yang secara spesifik terkait dengan Misi kedua yakni “Meningkatkan sarana dan prasarana menuju peningkatan kelas RSKarena dengan adanya gosip mengenai persediaan obat-obat emergency dan menciptakan perencanaan obat-obat emergency yang kurang atau belum tersedia, maka akan meningkatkan sarana dan prasarana menuju peningkatan kelas RS.
f.      Penguatan Nilai Organisasi
Pendataan obat-obat emergency yang kurang persediaannya meningkatkan nilai-nilai organisasi yakni nilai komitmen.

g.     Analisis dampak
Dengan terlaksananya kegiataan pendataan obat-obat emergency di PONEK, dokter dan bidan mengetahui stok obat-obat emergency yang perlu di optimalkan

Kegiatan Ketiga

a.      Nama Kegiatan: Mengajukan daftar usulan seruan obat-obat emergency yang dibutuhkan di ruang PONEK RSUD Sinjai ke Instalasi Farmasi.

b.      Tahapan Kegiatan:
1)    Melakukan konsultasi dengan kepala ruang PONEK
Pada tanggal 18 Juli 2019 saya melaksanakan konsultasi dengan kepala ruang PONEK untuk meminta masukan dan persetujuan mengenai pelaksanaan aktualisasi di ruang PONEK
2)    Membuat form pengajuan obat ke Instalasi Farmasi
Pada tanggal 23-24 Juli 2019 saya menciptakan form pengajuan Obat emergency yang sesuai dengan daftar obat-obat emergency berdasarkan keputusan Menkes RI No. 1051/MENKES/SK/XI/2008.
3)    Melakukan Konsultasi dengan Kepala Instalasi Farmasi
Pada tanggal 25 Juli 2019, saya melaksanakan konsultasi dengan Kepala Instalasi Farmasi RSUD SInjai untuk meminta instruksi dan persetujuan mengenai pengajuan daftar obat-obat emergency di Ruang PONEK
4)    Memberikan daftar usulan obat ke Gudang Farmasi
Pada tanggal 25 Juli 2019, saya menawarkan daftar usulan obat -obat emergency yang telah disepakati ke staf Gudang Farmasi.
c.       Output Kegiatan: Tersedianya usulan obat-obat emergency yang dibutuhkan ruang PONEK RSUD Sinjai.

d.      Keterkaitan substansi mata pelatihan
Saya melaksanakan konsultasi kepada kepala ruangan Ponek untuk meminta instruksi dan masukan terkait pengajuan daftar obat emergency di ponek, konsultasi dengan kepala ruangan ponek merupakan bentuk kerjasama (Etika Publik) dilanjutkan dengan menciptakan formulir pengajuan obat emergency kit ponek, yang merupakan  upaya untuk meningkatkan mutu (Komitmen Mutu) pelayanan ponek. yang selanjutnya di olok-olokan ke instalasi farmasi.
Setelah itu, saya menawarkan daftar obat ke instalasi farmasi biar adanya kejelasan (akuntabilitas) perihal daftar obat-obat emergency yang perlu disiapkan di ruang PONEK.

e.      Kontribusi terhadap Visi dan Misi Organisasi
Kegiatan pengajuan usulan daftar obat emergency di ponek diharapkan sanggup berkontribusi pada peningkatan Visi RSUD Kabupaten Sinjai yakni Menjadi Rumah Sakit Kelas B dengan Standar Paripurna dan Terbaik Dalam Pelayanan Publik di Sulawesi Selatan yang secara spesifik terkait dengan Misi organisasi keempat yakni “Meningkatkan administrasi sumber daya yang lebih efisien dan akuntabel Dengan adanya usulan daftar obat emergency di ruang PONEK diharapkan sanggup meningkatkan mutu pelayanan RSUD Kabupaten Sinjai.

f.      Penguatan Nilai Organisasi
Kegiatan pengajuan usulan obat-obat emergency di ruang PONEK sanggup meningkatkan nilai dan rasional dalam penyediaan sarana dan prasarana di ruang PONEK. Karena dalam penyediaan sarana dan prasarana di ruang PONEK harus berdasarkan pada peraturan nasional (Evidence based)

g.      Analisis dampak penerapan Nilai Profesi ASN dan Manfaat Kegiatan
Dengan dilaksanaknnya acara pengajuan daftar obat emergency di ruang PONEK maka sanggup meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana di ruang PONEK.

Sekian post mengenai LAPORAN RANCANGAN AKTUALISASI LATSAR CPNS TENAGA KESEHATAN (DOKTER), semoga bermanfaat